Read Time:2 Minute, 15 Second

OELAMASI, kupang-media.net | “Terima kasih kepada pemerintah Desa Oenaek karena mampu menekan angka stunting, sehingga jumlah stunting di Oenaek adalah yang paling rendah di kecamatan Kupang Barat. Kiranya dana desa harus terus dimanfaatkan 20% nya untuk PMT stunting. Di desa Oenaek ada 9 anak stunting dan 3 anak stunting di Posyandu Oeli’i Rote. Saya lihat, masalah penanganan stunting disini sudah sangat baik, dari desa juga sudah beri insentif 300 ribu tiap bulannya. Saya yakin, pada penimbangan bulan Agustus mendatang, stunting disini bisa menurun hingga 0%.

Terimakasih juga kepada Kades dan seluruh pihak terkait, karena lewat pemberian makanan tambahan setiap pagi dan siang selama 5 hari dalam waktu 3 bulan ini, tidak terputus. Semoga berlanjut lagi hingga bulan September”, ujar Ketua Tim Penanganan Penurunan Stunting (TPPS) Kab. Kupang Jerry Manafe pada arahannya saat menghadiri kegiatan timbang dan ukur anak stunting di Posyandu Oeli’i Rote, desa Oenaek, Kec. Kupang Barat, Kab. Kupang. (17/07/2023)

Wabup Jerry Manafe juga berpesan kepada pemerintah desa dan masyarakat desa Oenaek agar menjaga angka stunting di desa Oenaek tidak meningkat, tetapi sebaliknya harus diturunkan. Seperti pada kunjungan2 lainnya di posyandu, Wabup Jerry juga berinteraksi secara aktif dengan para kader posyandu, tenaga kesehatan dan masyarakat setempat, untuk mengetahui dengan pasti pengetahuan mereka mengenai stunting, yang menurutnya harus ditingkatkan sebagai syarat utama menurunkan stunting di kab. Kupang.

Dia mengatakan bahwa ini merupakan   kewajibannya sebagai ketua TPPS kab. Kupang untuk selalu turun ke masyarakat hingga ke posyandu untuk memantau progres penurunan stunting di kab. Kupang.

Tidak hanya itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat kab. Kupang, terkhusus desa Oenaek, yang mana, dari seluruh desa di Kupang Barat, desa Oenaek merupakan desa yang angka stuntingnya paling rendah, “semoga bisa hilang total untuk stunting. Dan per Agustus bisa turun menjadi 13%, karena sudah kerja berkolaborasi semua pihak terkait stunting salah satunya dengan gerakan orang tua asuh, saya yakin bisa turun”, jelas Wabup Jerry.

Dalam kesempatan tersebut Jerry Manafe juga meminta semua masyarakat kabupaten kupang untuk memperhatikan takaran gizi pada makanan mereka. “Karena dengan mengkonsumsi makanan bergizi secara seimbang juga akan menurunkan stunting dengan cepat. Stunting bisa membunuh masa depan anak-anak.”

Disambung Kades Oenaek, Herman Lani, saat diwawancarai usai kegiatan, “disini ada 2 posyandu dengan jumlah anak stunting 18 orang dan terkhusus di posyandu ini ada 3 orang anak stunting. Harapan kami juga sama dengan Ketua TPPS kab. Kupang, agar angka stunting per Agustus bisa mencapai 0%. Dengan kerja keras bersama pihak terkait terkhusus para orang tua, dengan pemberian PMT, tambak lele, dan kebun gizi bagi anak stunting, stunting disini bisa menurun hingga 80%”, tutup Herman Lani.

Turut hadir, Wakapolsek Batakte Ipda Nahum Adiyano Sina, Kapus Batakte Masri Ndun dan para nakes, para Kader  dan anak stunting beserta orangtua.(*AB

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Masyarakat Dusun III Kiuoni, Dukung Revolusi 5P di Kab.Kupang
Next post George Hadjoh, Buka Akselerasi Pencegahan Korupsi