Read Time:2 Minute, 18 Second

KOTA, kupang-media.net,- Penjabat Wali Kota Kupang George M. Hadjoh, S.H., hadir dan membuka kegiatan Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III, Rabu (28/06), bertempat di Hotel Naka, Kupang

Seminar nasional mengusung topik “Cyber Bullying : Dinamika Psikologis Korban dan Pelaku” serta musyawarah wilayah NTT III yang prakarsai oleh Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) bertujuan untuk membahas isu-isu tentang keilmuwan psikologi yang ada di NTT, selain sebagai forum berkumpulnya para ilmuwan dan profesional psikologi guna memilih Ketua HIMPSI NTT periode berikutnya, tahun 2023 sampai tahun 2027.

Penjabat Wali Kota Kupang dalam sambutannya menyampaikan ,”apresiasi atas penyelenggaraan Seminar Nasional sekaligus Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III di Kota Kupang. Menurutnya, kehadiran para psikolog yang terhimpun dalam HIMPSI baik sebagai peserta seminar maupun pengurus merupakan bagian dari panggilan keprofesian untuk melayani masyarakat.

George pun menekankan, “regenerasi dalam organisasi itu penting untuk dapat mengambil langkah-langkah yang berani agar bisa memperkuat dan membesarkan organisasi dengan idealisme dan visi yang jauh lebih hebat. “Sebuah organisasi harus memiliki karakter yaitu kebersamaan, kepedulian dan kepekaan terhadap sesama dan segala sesuatu yang ada disekitarnya.

Sementara itu, Ketua HIMPSI NTT Andriany Lay, S.Psi., M.Psi.Psikolog dalam sambutannya menjelaskan,”HIMPSI NTT akan akan berulang tahun ke 21 di NTT pada bulan September mendatang, hal ini menggambarkan bahwa HIMPSI NTT telah memasuki usia yang cukup matang dalam perkembangannya. Oleh karena itu ia mengajak seluruh anggota dan pengurus untuk saling mendukung dengan semangat dan motivasi yang sama untuk agar HIMPSI bisa semakin memberikan kontribusi nyata bagi NTT.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada banyak ahli psikologi yang telah menyelesaikan sekolah di luar negeri dan kembali ke NTT, mereka akan menjadi kekuatan sumber daya manusia bagi Propinsi Nusa Tenggara Timur yang masih sangat membutuhkan tenaga psikologi.

“Kebutuhan NTT untuk tenaga psikolog ini sangat besar tetapi penyebarannya tidak merata dan kebanyakan psikolog terpusat di Kota Kupang, Maumere dan Sumba”, jelasnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Theodora Takalapeta, S.Psi., M.Psi. Psikolog dalam laporan singkatnya menjelaskan dasar hukum pelaksanaan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III berdasarkan AD/ART HIMPSI Bab VI Pasal 10 dan hasil Rapat Pengurus HIMPSI Wilayah NTT. Seminar dan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT III akan dilangsungkan secara daring dan luring dengan mengusung tema besar yaitu “Memasyarakatkan Psikologi Menuju NTT Sehat Mental”.

Ditambahkannya, jumlah peserta yang mengikuti jalannya kegiatan Seminar Nasional secara online dan on-site sebanyak 64 orang sedangkan anggota HIMPSI aktif sejumlah 25 orang. Acara sekaligus akan dirangkai dengan pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Psikologi Klinis kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Wilayah HIMPSI NTT selanjutnya diakhiri dengan pelantikan kepengurusan yang baru.

Turut hadir, Ketua Ikatan Psikologi Pusat, Natalia Kusumawardani, S.Psi., M.Psi. Psikolog., Subdit Siber Polda NTT, Ipda Nina Sailana, SH., Mitra HIMPSI NTT, Perwakilan dari DP3A, SDM Polda NTT, BKKBN Provinsi NTT dan FKM Undana.(**

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Ahli Hukum Pertanahan Sebut Hasil Penelitian Tanah Ulayat Manbait Dapat Dijadikan Alat Bukti
Next post Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Karena Masyarakat Mitra Kita